Mahasiswa ITS Juara 4 Kejuaraan Debat Internasional

Mexico City
WUDC 2018 berlangsung di Mexico City

M. Itqon Askary, Mahasiswa Teknik Kelautan Angkatan 2014 ITS, meraih juara 4 dalam kejuaran debat WUDC (World Universities Debate Championship) yang diselenggarakan di Mexico City, Mexico dari tanggal 27 Desember 2017 sampai 3 Januari 2018.

Bukan sesuatu yang mudah untuk mendapatkan satu podium juara dalam kompetisi ini. Karena kegiatan ini dirancang untuk diikuti oleh seluruh pelajar dari berbagai universitas di seluruh dunia. Selain itu, nama-nama universitas terkenal pun turut andil sebagai peserta dalam kompetisi debat tingkat internasional ini.

WUDC adalah kejuaraan debat internasional terbesar untuk seluruh universitas di dunia. Event ini menjadi ajang seluruh mahasiswa di dunia untuk meraih gelar world championship di bidang perdebatan. WUDC tahun ini diikuti universitas besar dunia seperti Harvard University, Oxford University, National University of Singapore, dll. Tahun ini ada beberapa perwakilan yang diberangkatkan dari Indonesia, dan M Itqon Askary dkk berhasil membawa nama ITS dan ITS di peringkat 4.

Sebelum berangkat ke Mexico, terlebih dahulu dilakukan seleksi berskala nasional yang diselenggarakan oleh dikti. Peserta yang mengikuti seleksi nasional pun tidak sedikit, seluruh universitas terbaik di Indonesia juga turut menjadi peserta seleksi tingkat nasional. Meskipun latar belakang M Itqon dkk bukan dari Universitas, mereka mampu mengalahkan peserta dari universitas-universitas terbaik di Indonesia dan menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam kegiatan WUDC 2018

M. Itqon Askary (tengah) dan M. Abdan Syakura (kiri) berbicara dengan Rektor ITS, Joni Hermana

“…Kalo secara umum engga ada seleksi buat ikut WUDC. Tapi di Indonesia perwakilan resmi dari dikti ada seleksi ketat…” kata M. Itqon Askary selaku peserta WUDC 2018. Untuk mengikuti WUDC, peserta harus mengikuti seleksi regional di tiap kopertis. Tiap kopertis hanya memilih beberapa universitas yang mewakili kopertisnya. Setelah itu peserta yang lolos seleksi regional harus mengikuti seleksi nasional. Dari sini, universitas yang berhasil break 1 dari 9 preliminary rounds akan dibiayai dikti untuk terbang menuju lokasi WUDC 2018.

Harapannya semakin banyak mahasiswa yang berminat dan berkeinginan untuk keluar dari zona nyaman dan berprestasi di segala bidang sesuai dengan minat masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *