Pengenalan Instalasi Topside Menggunakan Metode Float-Over

(Surabaya, 15/09/2017).

Mengenalkan metode Instalasi Topside Menggunakan Metode Float-Over kepada mahasiswa Teknik Kelautan, dirasa cukup penting mengingat hal tersebut merupakan pengembangan keprofesian Teknik Kelautan. Hal tersebut menjadi salah satu dasar diadakannya kuliah tamu oleh Ir. Mochamad Hedianto (TechnipFMP). Selain dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswi teknik kelautan dari berbagai angkatan, kuliah tamu juga dihadiri oleh Ketua Departemen, Sekretaris Departemen dan Sekretaris Program Studi S1 Teknik Kelautan.

Apa itu Metode Float-Over?

Metode Float-Over mempunyai konsep dasar membawa top sides dalam keadaan utuh dengan menggunakan barge atau vessel untuk kemudian memposisikan dan meletakkan topsides tersebut di atas bangunan bawah yang telah dipasang sebelumnya. Meski tidak dipungkiri bahwa terdapat banyak tantangan keteknikan yang akan dihadapi, diantaranya pemilihan barge yang sesuai untuk load-out, transport dan float-over, sistem tambat, sistem ballast, kondisi cuaca, desain bangunan bawah, waktu pelaksanaan, dan keselamatan.

Instalasi lepas pantai memang sangat rumit dan membutuhkan sinkronisasi di semua tingkat. Nah, alternatif penggunaaan metode pemasangan terapung ini membutuhkan biaya yang lebih hemat untuk konstruksi lepas pantai. Oleh sebab itu pengaplikasian Float-Over kini semakin mendapat perhatian seiring dengan permintaan unit lepas pantai yang juga meningkat. (keprof/nsa)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *